-->

Materi SOAL AKM / AKSI DAN PEMBAHASAN, KUNCI JAWABAN, PEDOMAN PENILAIAN, RINGKASAN MATERI Yang Anda Cari

MATERI PENTING PENDIDIKAN SEKOLAH - Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Materi SOAL AKM / AKSI DAN PEMBAHASAN, KUNCI JAWABAN, PEDOMAN PENILAIAN, RINGKASAN MATERI Yang Anda Cari, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Contoh Soal, Gaji Guru, Guru, pendidikan akhlak, pendidikan bahasa arab, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca. Materi SOAL AKM / AKSI DAN PEMBAHASAN, KUNCI JAWABAN, PEDOMAN PENILAIAN, RINGKASAN MATERI Yang Anda Cari




PEMBAHASAN SOAL AKM / AKSI (BAGIAN PERTAMA)
Oleh: Muh Zuhri, S.Pd., M.Pd.-Guru SMA Negeri 2 Boyolali
HP: 081326446361

Berikut disajikan contoh soal asesmen kompetensi minimum (AKM)/AKSI, kunci jawaban, pedoman penilaian, pembahasan soal dan ringkasan materi.
Pada bagian pertama ini akan dibahas soal literasi/membaca.


2. Literasi (Bahasa Indonesia) – Batik

Bahasa Indonesia - Batik
Pertanyaan 2 / 9
Aksi19_bin_rilis_02
Membuat Batik

Gunakan menu drag and drop!

Geser dan letakkan kotak-kotak berikut pada bagian yang rumpang pada teks di samping sehingga membentuk langkah membatik!

Setelah kain bersih dari malam

Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering

Setelah beberapa kali proses pewarnaan, celupkan ke campuran air dan soda abu



Membuat Batik Tulis


https://ift.tt/2VRJR4a
 
Proses pembuatan batik tulis adalah proses yang membutuhkan teknik, ketelitian, dan kesabaran yang tinggi. Batik sebagai warisan budaya yang agung perlu kita lestarikan. Dengan latihan yang tekun dan semangat melestarikan budaya, kita dapat belajar membuat batik tulis. Rincian bahan dan langkah membuat batik tulis diuraiakan berikut.

Bahan dan alat pembuatan batik tulis
1. canting (alat tulis lilin yang digunakan untuk menutupi pola dan motif batik)
2. pensil pola
3. kain mori putih (kain sutera atau kain katun)
4. lilin malam (wax)
5. kompor atau alat pemanas lilin malam
6. bahan pewarna kain

Langkah- langkah Pembuatan Batik Tulis
1. Siapkan kain mori/ sutra, kemudian buatlah motif diatas kain tersebut dengan menggunakan pensil.
2. Setelah motif selesai di buat, sampirkan atau letakkan kain pada gawangan dengan posisi melebar supaya mudah dibatik.
3. Panaskan malam/ lilin ke dalam wajan dengan api kecil sampai malam/ lilin mencair sempurna. Untuk menjaga agar suhu kompor/ anglo stabil biarkan api tetap menyala kecil.
4. Ambil sedikit malam yang sudah cair dengan menggunakan canting, tiup-tiup sebentar biar tidak terlalu panas kemudian torehkan canting dengan mengikuti motif. Proses ini bertujuan agar pada saat pencelupan bahan/ kain kedalam larutan pewarna bagian yang diberi lapisan malam tidak terkena pewarna.
5. Setelah semua motif yang tidak ingin diberi warna tertutup oleh malam/lilin, kemudian celupkan kainnya ke dalam larutan pewarna. Proses ini merupakan pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh malam.
6.
Tarik ke sini!
7. Setelah kering dilakukan proses pelorodanya itu dengan cara lilin dikerik dengan pisau,kemudian kain direbus bersama-sama dengan air yang telah diberi soda abu. Rebus kain dengan air yang telah diberi soda abu. Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan malam sehingga motif yang telah digambar menjadi terlihat jelas. Jika di inginkan beberapa warna pada batik yang kita buat, proses dapat diulang beberapa kali tergantung pada jumlah warna yang kita inginkan.
8.
Tarik ke sini !
dilakukan kembali proses pembatikan dengan penutupan malam, pewarnaan kedua, dan seterusnya. Begitu terus diulangi seperti proses sebelumnya sebanyak jumlah warna yang diinginkan.
9.
Tarik ke sini!
Kegiatan ini untuk mematikan warna yang menempel pada batik.Hal ini untuk menghindari kelunturan.
10. Proses terakhir rendam batik dalam air dingin dan dijemur sebelum dapat digunakan dan dipakai.
Perlu ketelitian dan kecermatan untuk belajar membatik. Meski agak sulit tidak ada salahnya dicoba. Generasi muda perlu berkreasi untuk melestarikan warisan nenek moyang kita.

KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENILAIAN
Pedoman
Kode
Deskripsi
2
Jawaban benar penuh:
Menjawab benar pada ketiga nomor 6. Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering 8. Setelah kain bersih dari malam, 9. Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke campuran air dan soda abu
1
Jawaban benar sebagian: Menjawab benar pada satu atau dua nomor
0
Jawaban salah
9
Tidak dijawab

Sumber:
Pembahasan
Teks prosedur adalah teks yang berisikan tujuan dan langkah melakukan atau membuat sesuatu yang disajikan dengan urutan-urutan tertentu.
Cara menentukan kalimat untuk melengkapi teks prosedur yang rumpang adalah dengan mencermati isi kalimat sebelum dan sesudahnya. Berdasarkan isi kalimat sebelum dan sesudah bagian rumpang pada teks di atas, kalimat yang tepat untuk melengkapi teks adalah sebagai berikut.
a. Pada nomor 6 adalah Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering.  Kalimat sebelum bagian rumpang adalah celupkan kainnya ke dalam larutan pewarna.Kalimat yang memiliki hubungan urutan adalah Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering.
b. Pada nomor 8 adalah Setelah kain bersih dari malam.  Kalimat sebelum bagian rumpang adalah Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan malam sehingga motif yang telah digambar menjadi terlihat jelas. Kalimat yang memiliki hubungan urutan adalah Setelah kain bersih dari malam…
c. Pada nomor 9 adalah Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke campuran air dan soda abu.  Kalimat setelah bagian rumpang adalah Kegiatan ini untuk mematikan warna yang menempel pada batik.Hal ini untuk menghindari kelunturan. Kalimat yang memiliki hubungan urutan adalah Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke campuran air dan soda abu.

RINGKASAN MATERI
MELENGKAPI TEKS PROSEDUR
A.  Pengertian Teks Prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisikan tujuan dan langkah melakukan atau membuat sesuatu dengan urutan-urutan tertentu.
B.  Ciri-Ciri Teks Prosedur
Ciri-ciri teks prosedur antara lain sebagai berikut.
  1. Umumnya menggunakan kalimat perintah atau imperatif.
  2. Memakai kata kerja aktif.
  3. Adanya penggunaan konjungsi guna mengurutkan kegiatan, seperti kemudian, setelah itu, kemudian, dan selanjutnya.
  4. Ada istilah tentang waktu, tempat, dan cara secara akurat.
  5. Teks prosedur terdiri dari 3 bagian yaitu bagian tujuan teks prosedur / mekanisme, material, dan langkah-langkah
C.    Struktur Teks Prosedur Kompleks
 Teks prosedur memiliki tiga struktur sebagai berikut.
  1. Bagian tujuan, berisikan tujuan dari pembuatan teks prosedur tersebut atau hasil akhir yang akan dicapai jika kita melakukan tahapan pada teks prosedur tersebut.
  2. Bagian bahan dan alat/material, berisikan bahan-bahan, alat-alat, atau material yang diperlukan. Bagian ini bersifat opsional.
  3. Bagian langkah-langkah, bagian ini berisikan langkah-langkah yang urut dan harus ditempuh untuk memperoleh hasil sesuai dengan tujuan teks prosedur.
D.    Langkah-Langkah Melengkapi Teks Prosedur
  1. Cermati jenis teks dan tujuan teks. Teks prosedur teks yang berisikan tujuan dan langkah melakukan atau membuat sesuatu dengan urutan-urutan tertentu.
  2. Cermati isi kalimat sebelum dan sesudah bagian yang rumpang. Isi kalimat pada teks prosedur adalah urutan langkah-langkah melakukan atau membuat sesuatu.
  3. Pilihlah kalimat yang berhubungan dengan kalimat sebelum dan sesudah bagian yang rumpang. Kalimat-kalimat tersebut pada umumnya menunjukkan urutan logika berpikir.
Baca Juga
Sumber: https://ift.tt/2W0I1xU

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel